Tampilkan postingan dengan label Kepada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepada. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2013

IBLIS TERPAKSA BERTAMU KEPADA RASULULLAH SAW


(dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas)
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”.
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.” Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.
Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…” Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku dari pada cacian musuh.”
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
Siapa selanjutnya?” “Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”
lalu siapa lagi?” “Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
Lalu siapa lagi?” Orang yang selalu bersuci.”
Siapa lagi?” “Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”
Apa tanda kesabarannya?” “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang yang sabar.”
Selanjutnya apa?” “Orang kaya yang bersyukur.”
Apa tanda kesyukurannya?” “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?” “Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
Umar bin Khattab?” “Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
Usman bin Affan?” “Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
Ali bin Abi Thalib?” “Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?” “Aku merasa panas dingin dan gemetar.”
Kenapa?” “Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”
Jika seorang umatku berpuasa?” “Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
Jika ia berhaji?” “Aku seperti orang gila.”

Jika ia membaca al-Quran?” “Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”
Jika ia bersedekah?” “Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
Mengapa bisa begitu?” “Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”
Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?” “Suara kuda perang di jalan Allah.”
Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?” “Taubat orang yang bertaubat.”
Apa yang dapat membakar hatimu?” “Istighfar di waktu siang dan malam.”
Apa yang dapat mencoreng wajahmu?” “Sedekah yang diam – diam.”
Apa yang dapat menusuk matamu?” “Shalat fajar.”
Apa yang dapat memukul kepalamu?” “Shalat berjamaah.”
Apa yang paling mengganggumu?” “Majelis para ulama.”
Bagaimana cara makanmu?” “Dengan tangan kiri dan jariku.”
Dimanakah kau menaungi anak–anakmu di musim panas?” “Di bawah kuku manusia.”
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?” “Pemakan riba.”
Siapa sahabatmu?” “Pezina.”
Siapa teman tidurmu?” “Pemabuk.”
Siapa tamumu?” “Pencuri.”
Siapa utusanmu?” “Tukang sihir.”
Apa yang membuatmu gembira?” “Bersumpah dengan cerai.”
Siapa kekasihmu?” “Orang yang meninggalkan shalat jum’at”
Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?” “Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”

Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”
Iblis segera menimpali:
Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”

Siapa orang yang ikhlas menurutmu?” “Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. " "Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya." "Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”

Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.

Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus. Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”

Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. “Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”

Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku? Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’ Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul. Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras. jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.

Dan iapun semakin taat padaku. Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’ Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu. Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”
Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?” “10 macam”
Apa saja?” “Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”
Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman,
Orang - orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.

Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”
Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119)
juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata:
Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”

Minggu, 09 September 2012

Shalawat Kepada Nabi Muhammad SAW (Dalam Tafakkur)



TAFAKKUR BERSAMA

Islam adalah agama Allah yang dibawa oleh nabi terakhir nabi Muhammad saw. Nabi saw. mewariskan dua hal untuk ummatnya yaitu Al-Qur’an dan Al Hadits sebagai pedoman untuk kebahagiaan didunia akhirat.
Dokter Max Muller (ilmuan yang menemukan bahasa sansekerta “sancrit”, bahasa sastra hindu kuno). Memastikan bahwa manusia pada zaman purbakala mempunyai keesaan tuhan semurni-murninya. Paganisme (keberhalaan) adalah suatu kepercayaan yang disodorkan kepada manusia oleh para pemimpin agama, akibat dari kedengkian yang terjadi dikalangan mereka sendiri.
Rasulullah SAW bersabda:
اشهدوا ان لااله الاالله وانى رسول الله لا يلقى الله بها عبد غير شاك فتحجب عنه الجنة
“Bersaksilah bahwa tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan aku adalah utusan Allah, tidaklah seorang hamba itu bertemu Allah dengan kalimat tauhid dan dia tidak meragukannya, melainkan surga tidak akan tertutup baginya.” Demikianlah yang disampaikan oleh junjungan kita nabi Muhammad saw. sebagai konteks tauhid yang harus di yakini dan diamalkan oleh umat nabi.
Syekhunal mukarrom memberikan konsep dengan salah satu syairnya.
Syahadat tauhid anjingena
Syahadat rosul lakonana
Ngaji syahadat aja telat
Yen wis waktu gage mangkat

Ayu batur sing kuat-kuat
Gelaraken iki syahadat
Sebab akeh penyakit lewat
Bakal akeh wong ngeduk luwat

Belajar Dzohir belajar Bathin Putih-putih
Syahadat sirri eling Allah sangu mati
Ditinjau dari perjalanan historisnya, Rosulallah saw. membina ummatnya dengan penggemblengan tauhid ( syahadat ) selama 23 tahun dan barulah dilanjutkan dengan peribadatan yang lain. Artinya tanpa tauhid dalam islam, maka dengan pasti tiada lagi sesuatu apapun dalam islam, dimana semua kepercayaan, semua perintah, dan undang undang islam berdiri diatas dasar kalimat tauhid ( syahadat ).
Karena kalimat tauhid itulah yang dapat memperkuat dan memperkokoh iman serta meningkatkan rasa taqwa kepada Allah swt. seperti dalam kitab Irsyadul Ibad hal 3 saw bersabda :
جددوا ايمانكم بالشهادتين وحصـنوا الايمان بالشهادتين
“Perbaharuilah iman kamu dengan dua kalimat Syahadat dan peliharalah iman kamu dengan dua kalimat syahadat.”
Oleh karena itu, Syekhunal Mukarrom menuntun murid-muridnya untuk selalu mendawamkan / membiasakan membaca dua kalimat syahadat selama hidupnya, terutama setelah sholat karena nabipun mengamalkannya, namun rasulullah saw. tidak mengucapkan syahadat rasul karena beliau telah menyaksikan kerasulannya sendiri.
Syekhunal Mukarrom menuntun murid-muridnya untuk selalu membaca syahadat siang dan malam dengan dilanjutkan membaca solawat dan salam atas nabi, lafadnya yaitu sebagai berikut
أشهد أن لا اله الا الله وأشهد أن محمدا رسول الله اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم
Shalawat adalah permohonan kepada allah agar Ia memberi rahmat keselamatan yang langsung kepada nabi Muhammad saw. Sholawat merupakan penghormatan dan pengagungan kepada nabi Muhammad saw.
Dengan demikian diharapkan akan syafaatnya untuk keselamatan dunia dan akhirat. Karena dalam suatu ayat dalam Qs Al Ahzab ayat 56-57.
ان الله وملا ئكته يصلون على النبى يا ايها الذين امنوا صلوا عليه وسلموا تسليما
Ayat tersebut memberikan pemberitahuan kepada Ummat Muhammad akan kemuliaan dan keagungan derajat Nabinya diantara sesama makhluk Allah.
Jika Allah dan malaikatNya bersholawat kepada nabi Muhammad saw, apa perlunya ? Sholawat Allah dan MalaikatNya kepada nabi bukan karena memerlukannya, tetapi untuk menunjukkan keagungan nabi Muhammad saw. Sekaligus Allah memrintahkan kepada ummat Muhammad untuk bersholawat kepada Nabi muhammad saw.
Dalam sebuah hadits riwayat Turmudzi dan Ibnu Hibban menjelaskan bahwa nabi bersabda : “Sudikah ku kabarkan kepadamu tentang orang yang paling kikir?” jawab sohabat : “ya Rosulallah”. Nabi bersabda : “Orang yang paling kikir ialah orang yang ketika namaku disebutkan didekatnya, ia tidak bersholawat kepadaku”.
Dengan demikian sesudah membaca dua kalimat Syahadat kita membaca Sholawat sebagai penghormatan terhadap Rosul Allah saw. Yang telah disebutkan pada syahadat Rosul. Membaca sholawat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, seperti halnya hukum wajib sholat, karena sholat tidak sah tanpa sholawat dan salam kepada nabi saw. Kewajiban itu disepakati oleh para ulama walaupun hanya satu kali seumur hidup.
Ya Muhaimin Ya salaam nuhun rohmat serta salam
Ing kanjeng nabi ning adepan ayu matur mumpung sowan

Renungan :
Zuhud dalam kehidupan di dunia bukan berarti membenci dunia dan tidak memperhatikan dunia. Sebagaimana kupu-kupu dalam kepongpong, ia hidup di pohon itu, namun ia tidak bersentuhan langsung dengan pohon tersebut. Sebab, ia telah membentengi dirinya dengan beribu serat. Sekalipun demikian, bukan berarti ia membenci dan tidak membutuhkan pohon, bahkan ia menggunaknnya sebagai sarana pertapaannya.

Iki zaman sampun mongal, Mangil, Mungup
Ningal Nunggal ninggal Syahadat dadi lacut

Ayu Batur beresana Syareate
Bok menawa bakal nemu hakikati


Saran dan kritik sampaikan pada 0852 242 76367