Tampilkan postingan dengan label Shalawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shalawat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2013

Keutamaan Shalawat


Disebutkan beberapa faedah shalawat atau manfaat shalawat dan mengucapkan salam kepada Nabi. Seperti yang dikatakan para ulama. Terutama Al Alamah Ibn Al Qayyim, dan Al Hafizh Ibn Hajar Al Haitsami dengan secara rinci dan ringkas.

Ada pun beberapa faedah shalawat atau dengan kata lain keutamaan shalawat dan mengucap salam kepada Rasulullah Saw, yaitu:

F     Shalawat adalah serupa dengan perintah Allah Swt.
F     Bersamaan dengan Allah Swt ketika kita bershalawat. Sedangkan jika shalawat kita berbeda. Shalawat kita adalah doa dan permohonan. Sedangkan shalawat Allah Swt adalah keagungan dan kemuliaan.
F     Malaikat pun ikut shalawat didalamnya.
F     Allah akan memberikan balasan sepuluh, jika orang tersebut mengucapkan shalawat sekali.
F     Shalawat mengangkat sepuluh derajat.
F     Dituliskan sepuluh kebaikan.
F     Shalawat menghapus sepuluh keburukan.
F     Shalawat akan mendatangkan pengijabahan atas doanya. Jika shalawat didahulukan maka akan menghantar kepada Allah Swt. Sedangkan jika tidak diucapkan ketika berdoa, maka doa tersebut akan menggantung antara langit dan bumi.
F     Penyebab syafaat Nabi, jika ia meminta perantaraan ataupun meninggalkannya.
F     Penyebab diampunkannya dosa.
F     Penyebab untuk dicukupkannya kesedihan oleh Allah Swt kepada hamba-Nya.
F     Penyebab kedekatan seorang hamba kepada Rasulullah Saw di hari Kiamat.
F     Menempatkan kedudukan sedekah pada yang sepuluh.
F     Penyebab ditunaikannya kebutuhan.
F     Penyebab Allah dan para malaikat bershalawat kepadanya.
F     Shalawat adalah bentuk zakat bagi orang yang bershalawat dan merupakan penyuci baginya.
F     Penyebab datangnya kabar gembira bagi si pelakunya dengan surga sebelum ia mati.
F     Penyebab diselamatkannya si pelaku dari keadaan hari Kiamat.
F     Penyebab menjawabnya Nabi Saw (atas shalawat yang dilantunkannya).
F     Penyebab pengingat dari sesuatu yang ia lupakan.
F     Penyebab baiknya sebuah majelis, juga tidak akan merugikan seseorang yang termasuk ahli didalamnya.
F     Penyebab menolak kefakiran.
F     Menolak kepada pelakunya nama bakhil jika ia membalas orang mengucap shalawat atas Nabi Saw.
F     Penyebab kesuksesan doa jika disebutkan diawal doa atau pun dibelakangnya jika ia lupa bershalawat kepada Nabi Saw.
F     Shalawat akan mengantar pada jalan surga, serta seseorang akan meninggalkan jalan itu karena sebab meninggalkan shalawat.
F     Menyelamatkan dari fitnah di sebuah majelis yang tidak berdzikir kepada Allah dan Rasul-Nya, atau tidak memuji dan mengagungkan-Nya, dan bershalawat kepada Rasul-Nya.
F     Merupakan kesempurnaan bicara yang diawali denhan Hamdallah (memuji Allah) lalu shalawat kepada Rasul-Nya.
F     Berlimpahnya cahaya seorang hamba ketika berada di Shirath.
F     Shalawat akan mengeluarkan seorang hamba dari kehilangan.
F     Penyebab akan ketetapan Allah Swt dalam mengagungkan kebaikan bagi orang yang bershalawat kepadanya antara penduduk langit dan bumi. Karena orang yang bershalawat adalah menuntut kepada Allah agar kiranya Allah mengagungkan kepada Rasul-Nya, memuliakan, dan menghormatinya. Ini merupakan bagian dari amal, maka adalah harus bagi orang yang shalawat bagian seperti itu.
F     Penyebab keberkahan, baik pekerjaan ataupun usianya
F     Penyebab untuk menggapai rahmat Allah, karena rahmat adalah makna dari shalawat.
F     Penyebab kekalnya kasih sayang kepada Nabi Saw, dengan cara menambah atau melipat-gandakannya. Ini merupkan bentuk ikatan iman yang tidak akan sempurna bila tidak ada shalawat didalamnya. Karena ketika ia memperbanyak dalam mengingat yang ia cintai dan menghadirkannya dalam hati, serta memperindah dalam menghadirinya. Maka itu adalah bentuk cinta yang penuh dan semakin berlipat cintanya dan semakin bertambah rasa rindunya. Jika semakin penuh rasa rindunya, merupakan kebiasaan jika seseorang mencintai sesuatu, maka pasti ia sangat menginginkan untuk melihatnya. Sedangkan jika ia merasa cinta, maka akan semakin kuat ia mengingatnya. Sehingga lisan senantiasa memuji dan mengagungkan yang dicintainya. Sehingga ia akan terus menggandakan dan menambahkan keindahan dalam tiap kata ketika mengingatnya.
F     Penyebab rasa cinta Nabi Saw kepada seorang hamba.
F     Penyebab mendapatkan hidayah dari Allah, serta penyebab hidupnya hati.
F     Penyebab dikembalikannya nama orang yang bershalawat oleh Nabi Saw 9Nabi Saw menjawab shalawat dan ucapan salam orang tersebut). Sebagaimana sabda Rasulullah Saw, "Sesungguhnya shalawat kalian akan disampaikan kepadaku. Kemudian sabdanya pula, "Sesungguhnya Allah mewakilkan atas kuburku malaikat yang senantiasa menyampaikan nama umatku yang mengucapkan salam kepadaku."
F     Penyebab tetapnya kedua kaki ketika berada di Shirath.
F     Bershalawat merupakan menunaikan sedikit daripada hak Nabi Saw, serta merupakan perlambang dari rasa syukur atas diturunkannya, yang merupakan bentuk dari nikmat Allah yang dianugerahkan kepada kita.
F     Bershalawat adalah gabungan antara shalawat dan dzikir kepada Allah, serta bersyukur kepada Allah. Bershalawat juga merupakan bentuk pengetahuan akan nikmat yang diberikan kepada hamba-Nya dengan bentuk mengutus Nabi Saw.

Dikutip dari "Umat Akhir Zaman," Muhammad bin Alwi Al Maliki, Penerbit: Iqra Kurnia Gemilang.

Minggu, 09 September 2012

Shalawat Kepada Nabi Muhammad SAW (Dalam Tafakkur)



TAFAKKUR BERSAMA

Islam adalah agama Allah yang dibawa oleh nabi terakhir nabi Muhammad saw. Nabi saw. mewariskan dua hal untuk ummatnya yaitu Al-Qur’an dan Al Hadits sebagai pedoman untuk kebahagiaan didunia akhirat.
Dokter Max Muller (ilmuan yang menemukan bahasa sansekerta “sancrit”, bahasa sastra hindu kuno). Memastikan bahwa manusia pada zaman purbakala mempunyai keesaan tuhan semurni-murninya. Paganisme (keberhalaan) adalah suatu kepercayaan yang disodorkan kepada manusia oleh para pemimpin agama, akibat dari kedengkian yang terjadi dikalangan mereka sendiri.
Rasulullah SAW bersabda:
اشهدوا ان لااله الاالله وانى رسول الله لا يلقى الله بها عبد غير شاك فتحجب عنه الجنة
“Bersaksilah bahwa tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan aku adalah utusan Allah, tidaklah seorang hamba itu bertemu Allah dengan kalimat tauhid dan dia tidak meragukannya, melainkan surga tidak akan tertutup baginya.” Demikianlah yang disampaikan oleh junjungan kita nabi Muhammad saw. sebagai konteks tauhid yang harus di yakini dan diamalkan oleh umat nabi.
Syekhunal mukarrom memberikan konsep dengan salah satu syairnya.
Syahadat tauhid anjingena
Syahadat rosul lakonana
Ngaji syahadat aja telat
Yen wis waktu gage mangkat

Ayu batur sing kuat-kuat
Gelaraken iki syahadat
Sebab akeh penyakit lewat
Bakal akeh wong ngeduk luwat

Belajar Dzohir belajar Bathin Putih-putih
Syahadat sirri eling Allah sangu mati
Ditinjau dari perjalanan historisnya, Rosulallah saw. membina ummatnya dengan penggemblengan tauhid ( syahadat ) selama 23 tahun dan barulah dilanjutkan dengan peribadatan yang lain. Artinya tanpa tauhid dalam islam, maka dengan pasti tiada lagi sesuatu apapun dalam islam, dimana semua kepercayaan, semua perintah, dan undang undang islam berdiri diatas dasar kalimat tauhid ( syahadat ).
Karena kalimat tauhid itulah yang dapat memperkuat dan memperkokoh iman serta meningkatkan rasa taqwa kepada Allah swt. seperti dalam kitab Irsyadul Ibad hal 3 saw bersabda :
جددوا ايمانكم بالشهادتين وحصـنوا الايمان بالشهادتين
“Perbaharuilah iman kamu dengan dua kalimat Syahadat dan peliharalah iman kamu dengan dua kalimat syahadat.”
Oleh karena itu, Syekhunal Mukarrom menuntun murid-muridnya untuk selalu mendawamkan / membiasakan membaca dua kalimat syahadat selama hidupnya, terutama setelah sholat karena nabipun mengamalkannya, namun rasulullah saw. tidak mengucapkan syahadat rasul karena beliau telah menyaksikan kerasulannya sendiri.
Syekhunal Mukarrom menuntun murid-muridnya untuk selalu membaca syahadat siang dan malam dengan dilanjutkan membaca solawat dan salam atas nabi, lafadnya yaitu sebagai berikut
أشهد أن لا اله الا الله وأشهد أن محمدا رسول الله اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم
Shalawat adalah permohonan kepada allah agar Ia memberi rahmat keselamatan yang langsung kepada nabi Muhammad saw. Sholawat merupakan penghormatan dan pengagungan kepada nabi Muhammad saw.
Dengan demikian diharapkan akan syafaatnya untuk keselamatan dunia dan akhirat. Karena dalam suatu ayat dalam Qs Al Ahzab ayat 56-57.
ان الله وملا ئكته يصلون على النبى يا ايها الذين امنوا صلوا عليه وسلموا تسليما
Ayat tersebut memberikan pemberitahuan kepada Ummat Muhammad akan kemuliaan dan keagungan derajat Nabinya diantara sesama makhluk Allah.
Jika Allah dan malaikatNya bersholawat kepada nabi Muhammad saw, apa perlunya ? Sholawat Allah dan MalaikatNya kepada nabi bukan karena memerlukannya, tetapi untuk menunjukkan keagungan nabi Muhammad saw. Sekaligus Allah memrintahkan kepada ummat Muhammad untuk bersholawat kepada Nabi muhammad saw.
Dalam sebuah hadits riwayat Turmudzi dan Ibnu Hibban menjelaskan bahwa nabi bersabda : “Sudikah ku kabarkan kepadamu tentang orang yang paling kikir?” jawab sohabat : “ya Rosulallah”. Nabi bersabda : “Orang yang paling kikir ialah orang yang ketika namaku disebutkan didekatnya, ia tidak bersholawat kepadaku”.
Dengan demikian sesudah membaca dua kalimat Syahadat kita membaca Sholawat sebagai penghormatan terhadap Rosul Allah saw. Yang telah disebutkan pada syahadat Rosul. Membaca sholawat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, seperti halnya hukum wajib sholat, karena sholat tidak sah tanpa sholawat dan salam kepada nabi saw. Kewajiban itu disepakati oleh para ulama walaupun hanya satu kali seumur hidup.
Ya Muhaimin Ya salaam nuhun rohmat serta salam
Ing kanjeng nabi ning adepan ayu matur mumpung sowan

Renungan :
Zuhud dalam kehidupan di dunia bukan berarti membenci dunia dan tidak memperhatikan dunia. Sebagaimana kupu-kupu dalam kepongpong, ia hidup di pohon itu, namun ia tidak bersentuhan langsung dengan pohon tersebut. Sebab, ia telah membentengi dirinya dengan beribu serat. Sekalipun demikian, bukan berarti ia membenci dan tidak membutuhkan pohon, bahkan ia menggunaknnya sebagai sarana pertapaannya.

Iki zaman sampun mongal, Mangil, Mungup
Ningal Nunggal ninggal Syahadat dadi lacut

Ayu Batur beresana Syareate
Bok menawa bakal nemu hakikati


Saran dan kritik sampaikan pada 0852 242 76367